Keberlangsungan hidup manusia dilengkapi dan dipermudah dengan dukungan dari lingkungannya sendiri. Tetapi, dengan syarat, “Dari manusia, kepada alam, dan untuk manusia.”. Kalimat itu benar adanya. Jika manusia ingin hidup berdampingan dengan alam, m aka manusia perlu merawatnya. Mengapa? Karena alam akan memberikan dampak positifnya kepada manusia apabila manusia juga merawat mereka dengan baik dan penuh kasih. Alam dapat merasakan dampak dari perilaku manusia, itu hal yang perlu kita ketahui (27/11/2025) SMP Strada Bhakti Utama turut berpartisipasi dalam peringatan Hari Pohon Sedunia, dan berupaya untuk melibatkan seluruh warga sekolah, terutama para siswa- siswi di SMP Strada Bhakti Utama. Walau sudah terlewat beberapa hari, bukanlah masalah yang perlu dipusingkan. Fokus utama SMP Strada Bhakti Utama adalah agar para peserta didiknya dapat menyikapi hari pohon dengan baik dan memahami maknanya secara penuh. Kegiatan ini pun menjadi salah satu bukti penerapan diri pada Program Sekolah Adiwiyata yang dilaksanakan di SMP Strada Bhakti Utama. Dengan peringatan ini, banyak harapan yang dipanjatkan agar seluruh warga sekolah dapat mencintai dan merawat lingkungan dengan lebih baik lagi, terutama pada tumbuhan disekitar.

Kegiatannya terlihat sederhana dan mudah dilakukan, namun memiliki dampak yang besar bagi tumbuhan. Pihak sekolah memberi tugas kepada beberapa siswa yang terpilih dari setiap kelas untuk membawa air bekas cucian beras, yang nantinya akan digunakan untuk menyiram tanaman dan memberikan nutrisi pada tanaman tersebut. Sebagai informasi pengetahuan umum, air bekas cucian beras mengandung berbagai nutrisi penting! Seperti karbohidrat, protein, dan vitamin (terutama vitamin B), mineral, fosfor, kalium, kalsium, magnesium, dan zat besi. Telah dipastikan juga bahwa semua kandungan tersebut dapat membantu pertumbuhan tanaman, penyuburan tanaman, serta pembentukan sel dan jaringan tanaman. Dengan air bekas cucian beras tersebut, beberapa siswa-siswi SMP Strada Bhakti Utama yang terpilih dari setiap kelasnya segera menyiramkan air tersebut ke tanaman-tanaman yang berada di lingkungan sekolah. Mulai dari sekitar lapangan, di selasar kelas, di lorong kelas, di pinggir area hidroponik, di dekat area parkiran sekolah, dan di beberapa tempat lainnya. Selain merawat tanaman sekitar, tempat air bekas cucian beras, atau botol plastik tidak dibuang sembarangan. Namun, dipisahkan agar bisa didaur ulang kembali. Dengan demikian, SMP Strada Bhakti Utama sudah turut serta memperingati Hari Pohon Sedunia. Setiap langkah adalah perubahan, walau kecil, di kemudian hari pasti akan bertumbuh menjadi suatu yang besar. Diharapkan agar seluruh warga sekolah dapat memaknai Hari Pohon Sedunia sebaik-baiknya. Bukan hanya sebagai hari peringatan biasa, namun, menjadi hal yang berarti untuk menyadari betapa pentingnya partisipasi kita dalam menjaga lingkungan alam dan sekitar kita. Para murid di SMP Strada Bhakti Utama dan seluruh warga sekolah telah mendapat pengalaman yang menyenangkan, serta ilmu yang tiada habisnya. Informasi yang didapat juga tentunya akan berguna di masa yang akan datang.

“Bergandengan tanganlah dengan alam. Didalam tidurmu, alam akan tetap terjaga dan menjagamu agar tetap pulas.”

 Penulis : Zefanya Sira O. Napitupulu

 

Sebarkan artikel ini