Halo sahabat Blonada! Dalam rangka memperingati Hari Guru tahun 2018 ini, guru – guru beserta karyawan Strada khususnya cabang JPBS mengadakan kegiatan – kegiatan (seperti lomba – lomba, senam, dan lain – lain), di Strada Cengkareng. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu 24 November 2018. Acara dimulai dengan sambutan dari kepala cabang JPBS Ibu Theresia Sulandhari, senam bersama, kegiatan lomba-lomba, makan siang bersama, dan pengumuman lomba.
Di sana guru – guru kita berlomba dan bersenang – senang bersama. Sekolah  kita  mendapat beberapa kejuaraan, seperti lomba yel – yel, doorprize dan lainnya. Acara yang dimulai pukul 07.30 sampai pukul 13.00 ini penuh kehangatan antar sesama guru dan karyawan tidak hanya satu komplek namun dari komplek lainnya.
Berkenaan dengan Hari Guru ini, Tim Blonada juga berkesempatan mewawancarai 2 orang guru, Beliau adalah  orang – orang yang berpengalaman di bidang pendidikan lebih dari 10 tahun. Beliau adalah Bapak Slamet Pirngdi atau biasa disebut Pak Slamet. Pak Slamet ini sudah megajar di SMP Strada Bhakti Utama selama 30 tahun. Tantangan atau kesulitan yang paling sering dihadapi Pak Slamet selama 30 tahun ini adalah menghadapi perilaku murid – murid yang lebih sering menghabiskan waktunya untuk bermain gadget ( medsos, game online, dll ), sehingga suka lupa tugas utama mereka sebagai pelajar. Cara yang dilakukan Pak Slamet dalam menghadapai murid – murid tersebut adalah dengan mengarahkan mereka untuk memanfaatkan gadget atau ponsel dengan positif, seperti memberi tugas lewat ponsel (google drive), dll. Pak Slamet juga memiliki cara untuk menangani murid – murid yang kurang bisa memahami pelajaran dalam kelas, yaitu dengan lebih sering membaca dan mengulangnya, “Makin banyak mengulang, maka makin hafal. Makin sedikit mengulang, maka makin cepat lupa”, begitu lah ujar Pak Slamet.
selain Pak Slamet kami juga berkesempatan  berbincang dengan Wakil Kepala Sekolah yang juga sebagai guru Bahasa Indonesia di SMP Strada Bhakti Utama yaitu Bapak Albertus Gunadi atau yang lebih akrab dipanggil Pak Gun. Pak Gun sudah mengajar di SMP Strada Bhakti Utama selama 19 tahun. Tantangan yang dihadapi oleh Pak Gun, terutama selaku guru Bahasa Indonesia, selama mengajar di sekolah ini yaitu berhadapan dengan murid – murid yang selalu bertutur kata atau menggunakan bahasa yang kurang sopan dan kurang baik. Pak Gun juga memiliki cara tersendiri untuk menangani murid yang kurang bisa memahami pelajaran dalam kelas, yaitu dengan melakukan pendekatan khusus  terhadap murid. Kesan Pak Gun selama mengajar di SMP Strada Bhakti Utama adalah sangat menyenangkan bisa berada di sekolah ini karena setiap angkatan  memiliki keunikannya masing – masing.

Ok guys.. itulah sekilas tentang kegiatan hari guru.. semoga kita sebagai generasi penerus bangsa tidak pernah lupa untuk terus hormat pada guru kita.. sekian see u… (Bella/8C)