Kegiatan diawali di pagi hari dengan pembiasaan yaitu menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Strada Majulah dilanjutkan dengan berdoa. Untuk kegiatan selanjutnya mempersiapkan materi dan sound system serta membariskan para siswa siswi di lapangan sekolah. Mendengarkan arahan dari dinas lingkungan kecamatan. Dan adanya Tanya jawab seputar lapisan ozon dari dinas lingkungan sebagai bentuk partisipasi dalam menanggulangi lapisan ozon. Serta partisipasi orang tua siswa untuk membawa Sampah anorganik yaitu terdiri dari bungkus minuman dan makanan. Sampah organik yang terdiri dari sisa makanan dan sampah daun yang jatuh.

         

Pada sesi kegiatan pengenalan ulat maggot untuk penguraian sampah organik dinas lingkungan menjelaskan kembali Pengolahan sampah merupakan bagian penting dalam penanganan sampah untuk merubah sampah menjadi bentuk yang lebih stabil dan tidak mencemari lingkungan serta mengurangi jumlah sampah yang harus ditimbun di TPA (Tempat Pemrosesan Akhir). Dan menjelaskan bahwa Maggot berguna dalam proses penguraian bahan-bahan organik karena Maggot mengkonsumsi sampah sayuran dan buah. Kemampuan Maggot dalam mengurai sampah sangat cepat. Dalam waktu 24 jam 10.000 ekor Maggot BSF dapat mengurai 5 kg sampah organik.

Seluruh warga sekolah ikut serta berkumpul dan bekerja sama bergerak menanggulangi dan berupaya mencegah lapisan ozon dengan kerja Bakti menyiram  Ekoenzim nutrisi hidroponik ke seluruh tumbuhan. Di lapangan untuk pembagian tugas diawali dengan  mendengarkann instruksi  dari bapak ibu guru yang membagi tugas  kepada masing-masing kelas, 7 dan 8 ditugaskan menyemprotkan Ekoenzim nutrisi hidroponik di sekitaran lapangan sekolah, dan untuk kelas Sembilan sebagian di tugaskan untu membersihkan kolam dan membuang sampah pada tempatnya. 

 

Dengan kegiatan yang sudah laksanakan siswa diharapkan mampu memahami bahwa dengan kita memperingati hari ozon sedunia sebagai wadah gerakan masyarakat terutama untuk generasi mudah siswa / siswi dalam melindungi lapisan ozon dari  protocol montereal, yaitu sebuah upaya global untuk menhapusakn jat perusat ozon yang ditetapkan oleh BPO ( Bahan Perusak Ozon). Dan diharapkan mampu memahami fungsi lapisan ozon dan dampaknya  yaitu untuk menjaga suhu bumi agar tetap stabil dan melindungi bumi dari sinar Ultraviolet (UV) yang berbahaya bagi kehidupan didalamnya, diantaranya mengakibatkan kanker kulit, katarak, kerusakan imun, dan merusak ekologi bumi seperti tumbuhan dan biota laut lainnya, serta melindungi bumi dari benda-benda langit yang jatuh.

 

 

 

 

Sebarkan artikel ini